Minggu, 24 Januari 2016

Wajah Negeriku

Nama: Moch Alwy Kurniawan
Npm: 1B114246
Kelas: 5KA51
Setelah 69 tahun kemerdekaan Indonesia yang kita cintai ini sepertinya negeri ini masih belum pada posisi yang dicita-citakan para pejuang kemerdekaan.  selama 69 tahun tersebut Negeri ini mengalami berbagai peristiwa pasang surutnya perjalanan sebagai sebuah proses untuk menuju Bangsa yang besar dan peristiwa-peristiwa tersebut menjadi sejarah mengisi lembaran-lembaran yang tidak akan penuh oleh coretan tinta layaknya sebuah buku cerita berepisode.

Setiap cerita selalu dihiasi dengan warna yang mana warna tersebut ada terang, kelam, putih, hitam dan berjuta-juta warna yang tak mampu tuk kutulis..jika saja boleh negara diilustrasikan kedalam cerita yang memiliki banyak warna pastilah bangsa ini telah melewati masa kelam dan hitamnya sebuah proses berdirinya negara ini, lantas warna apakah yang menghiasi indonesia saat ini? tidak ada warna yang tepat untuk menggambarkan keadaan saat ini.

Indonesia yang selalu kita dengar sebagai negara yang  melimpah sumber daya alamnya, kaya akan keanekaragaman budayanya, santun dalam etika masyarakatnya dan masih banyak lagi kata-kata indah sebagai gambaran dari bangsa ini. Pertanyaan terbesarnya adalah, sudah adakah keserasian dengan apa yang terjadi saat ini???

Dimana - mana terjadi banjir dan bencana alam sebagai hasil dari buah tangan kita sendiri, kemiskinan masih sebagai selimut berjuta-juta rakyat indonesia, pendidikan masih menjadi sesuatu yang bernilai mahal harganya, krisis moral dan kepercayaan merebak bak jamur yang tumbuh dimusim penghujan, tindakan anarkis kerap menjadi pilihan dalam mengatasi masalah yang sebenarnya semuanya memiliki payung hukum, pelaku korupsi tumbuh pesat seolah-seolah menjadi trend yang sangat sayang jika tidak diikuti, pengangguran masih menjadi permasalahan klasik yang belum terselesaikan sebagai efek dari tidak berimbangnya antara  jumlah penduduk dengan tersedianya lahan kerja dan menjadi TKI ilegal MUNGKIN adalah pilihan "cerdas" yang tidak berkualitas ditengah-tengah rumitnya sebuah birokrasi dan minimnya pilihan untuk dapat hidup dengan layak, sekalipun berita-berita menyesakkan tentang nasib TKI masih menghiasi di berbagai media.

Layaknya wajah kelam dari seorang bidadari yang terkungkung dalam istana yang megah yang tertulis di dalam sebuah cerita-cerita dongeng, mungkin seperti itulah wajah negeri ini..kapan pena ini memihak kita untuk  kau tuliskan keindahan dan mengakhiri penderitaan sang bidadari? sayangnya kita tidak hidup di negeri dongeng yang dengan mudah mengubah alur cerita, namun kita hidup di dunia nyata dimana proses panjang adalah sebuah keharusan, untuk mengubah paragrap demi paragrap cerita kehidupan.

Jumat, 08 Januari 2016

PEMBELAJARAN ANAK



NAMA  : MAULIA. MARZUKI               
KELAS : 5KA51
NPM  : 1B114213
TUGAS BAHASA INDONESIA
            



PEMBELAJARAN ANAK
Semua manusia sejatinya adalah seorang pembelajar tetapi masalahnya kita secara tak sadar, sering memberikan perlakuan tak menyenangkan ketika anak belajar atau mungkin kita sewaktu kecil pernah mendapat stimulasi tidak menyenangkan semasa kecil. contohnya saat anak kecil berumur setahun, mereka biasanya ingin memasukan semua barang kedalam mulutnya Yang sering terjadi adalah orang tua melarang si anak secara verbal sambil menarik barang tersebut, Ini bisa dikategorikan perilaku tidak menyenangkan bagi si anak. Lalu ketika anak sedang belajar berjalan, banyak larangan dari pihak orang tua atau pengasuh, Padahal ini adalah proses belajar si anak untuk mengisi informasi di otaknya.
Ketika sudah mulai berbicara dan banyak bertanya, jawaban yang didapatkan mungkin tidak mengenakan untuk anak. Bisa jadi ini karena faktor kelelahan saat mengasuh atau capek memberikan penjelasan yang berulang-ulang. Saat melihat  barang baru di rumah dan anak ingin mengetahui lebih dekat dan memegangnya, Orang-orang dewasa di sekelilingnya malah menjauhkan barang tersebut karena takut rusak atau mencederai anak. Dari seluruh contoh tadi, apakah yang membuat anak malas belajar ?
Lalu ada seorang anak laki–laki berusia 9 tahun, Sebut saja Yudi. Orangtuanya mengeluhkan anaknya yang tidak suka belajar dan sudah mendapat peringatan dari gurunya. Namun ketika ditanya tentang hobinya, Yudi dengan sigap menjawab hobinya adalah sepak bola dan tim kegemarannya adalah arsenal.  Bahkan ia hafal seluruh pemain inti dan pemain cadangan, Siapa pelatihnya dan assistennya , nomor punggung pemain, Tanggal ulang tahun serta daftar pencetak gol, pemberi assist dan poin klasemen liga beserta urutannya. Luar biasa bukan?  Ini menunjukan tidak ada masalah dengan otak Yudi. Masalahnya datang dari sumber yang lain.
Mengapa ada anak yang kalau untuk pelajaran otaknya seolah tidak berfungsi tetapi bisa hafal semua hal penting tentang klub idolanya. Anak ini tentu tidak bodoh malah disebut pandai. Hanya saja perlakuan yang didapat Yudi membuat dia malas belajar.Lalu apa yang harus dilakukan orangtua supaya anak mudah belajar? Tahap pertama perbaikan adalah dari orang tuanya terlebih dahulu . Untuk anak sekecil itu, orang tua memegang peranan penting dalam masa tumbuh kembang anak serta membantu sekali untuk mengatasi masalah anak. Lalu komunikasi dengan cinta dalam setiap didikannya.
Seorang pakar pendidikan, Timoty Wibowo , meberikan beberapa kiat supaya anak bisa menjadi rajin dan mudah belajar disekolah, Berikut tipsnya :
1.      Saat anak pulang sekolah , tanyakan apa saja hal yang menyenangkan hari itu. Otomatis anak akan mencari hal-hal yang menyenangkan disekolah dan secara tidak langsung membentuk mindset anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan.
2.      Ketika anak tidur masukan sugesti yang positif dengan mengatakan bahwa belajar adalah hal menyenangkan. belajar sama menyenangkannya dengan bermain atau berhitung dan menghafal itu sangat mudah. Ini salah satu bentuk hypnos leep positif pada anak. Jelaskan guna materi pelajaran yang sedang dikerjakan. Sesuaikan penjelasan dengan materi anak, misalnya dengan belajar perkalian , maka anak dapat menghitung jumlah koleksi mainannya atau menghitung sendiri harga action figure di sebuah supermarket dan membandingkannya dengan harga di mall lain. Atau jika mahir bahasa jepang maka menonton anime tak perlu menggunakan subtitle dan dapat membaca komik aslinya yang langsung berbahasa jepang.
3.      Jelaskan juga pelajaran pada anak supaya sang anak memahami tujuan belajarnya. Mintalah guru lesnya ( jika ada ), Untuk sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak hebat dan luar biasa. Pujian tulus dan memacu semangat anak untuk belajar lebih penting daripada diajari macam-macam teknik berhitung dan menghafal cepat. Mintalah bantuan orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri si anak.
4.      Bila anak masih kecil dan suka dibacakan dongeng, Pangkulah si anak saat membacakan dongeng. Posisikan anak di posisi nyaman dan memudahkan kita untuk memberikan ciuman serta pelukan kasih sayang. Tujuannya supaya anak dapat menghubungkan sensasi menyenangkan antara membaca buku dengan rasa cinta dari orangtua. Buatkan surat rahasia untuk anak lalu kita bisa mengatakan bahwa hanya kita dan si anak yang mengetahui tentang surat tersebut dan isinya. Isi suratnya bisa kata-kata semangat untuk anak dalam kegiatan belajar mengajar, sekolahnya atau hal lain yang dapat membangkitkan semangat anak.
Masih banyak tips lainnya untuk membuat anak bersemangat dalam belajarnya. Intinya adalah kerjasama berbagai pihak dalam menyuntikan rasa percaya diri untuk anak dalam batas wajar. Apabila berlebihan maka akan menjadi seperti tindakan yang kelewat memanjakan anak dan itu akan berakibat tidak baik. Jika anak sudah semangat belajar maka setengah pertandingan sudah dimenangkan.